Pages

Tempat Wisata di Jember

Wisata Kuliner. Di malam hari, alun-alun Jember adalah tempat dimana masyarakat banyak melakukan kegiatan refreshing, dengan menikmati udara malam maupun aneka makanan. Pemerintah kota Jember membangun alun-alun yang cukup luas, dilengkapi dengan sarana olahraga seperti lapangan basket dan lapangan volley, serta adanya taman bermain di sebelah utara alun-alun. Di tengah alun-alun, terhampar lapangan rumput yang cukup luas, yang biasanya digunakan untuk upacara kenegaraan maupun untuk bermain sepak bola. Ada juga deretan pohon kelapa yang berjejer rapi, menambah asri suasana di alun-alun kota ini. Di sekitar alun-alun. ada beberapa tempat ibadah seperti masjid dan gereja. Ada juga beberapa bank yang memperlihatkan kesibukan perekonomian kota Jember.

Pantai Tanjung Papuma merupakan tempat wisata yang wajib dikunjungi karena keindahan pemandangan laut yang tampak asri dan indah. Pantai Tanjung Papuma berlokasi di desa Sumberejo kecamatan Ambulu kabupaten Jember. Pantai ini sekitar 37 km dari pusat kota Jember. Akses jalan menuju pantai ini sudah bagus karena sepanjang jalan telah diperkeras dengan aspal, kita bisa menggunakan mobil, motor ataupun rental mobil yang bisa didapat di kota Jember dengan harga sekitaran 150 ribu. Selain wisata pantai yang tersambung oleh pantai utara jawa timur di tanjung papuma terdapat juga bukit dan hutan seluas kurang lebih 50 ha yang sekarang mulai dikelola dan dipromosikan oleh Perhutani unit II Jawa Timur.

Ada 7 (tujuh) karang besar di papuma ini, deretan pulau karang ini memiliki nama sendiri-sendiri yang diambil dari tokoh pewayangan seperti, pulau batara guru, pulau kresna , pulau narada, pulau nusa barong, pulau kajang dan pulau kodok karena pulau karang ini bentuknya mirip dengan kodok raksasa yang timbul tenggelam di tengah laut.

Pantai Watu Ulo, atau dalam bahasa Jawa berarti Batu Ular, terletak di desa Sumberejo, kecamatan Ambulu, sekitar 40 Km sebelah selatan kota Jember. Disebut Watu Ulo karena mengacu pada rangkaian batu karang yang memanjang dari pesisir pantai ke laut.

Pantai ini banyak dikunjungi saat hari libur ataupun hari biasa. Dengan keindahan pantai dan alam sekitar pantai membuar pantai ini terkenal di kawasan Jember. Selain itu, setiap tanggal 7 syawal atau saat hari raya ketupat, selalu diadakan upacara Larung Sesaji, dimana para nelayan melempar sesaji ke laut sebagai tanda persembahan dan ucap syukur.

Di sekitar pantai, pengunjung yang datang juga bisa melihat beberapa spot wisata yang lain, seperti, goa Jepang, Goa Kelelawar dan beberapa fasilitas pendukung seperti taman bermain dan area berkemah.

Jarak 12 km ke arah utara kota Jember, ada suatu dataran tinggi yang menjadi tempat tongkrongan anak muda Jember. Tempat ini bernama Rembangan. Dari Rembangan kita bisa melihat suasana kota Jember di waktu malam. Kelap-kelip lampu kota yang dilihat dari tempat tinggi terlihat begitu indah, ditambah lagi dengan suasana yang sejuk (jauh lebih dingin daerah Batu - Malang) menambah suasana terasa romantis.

Banyak warung-warung di sepanjang jalan yang berjualan kopi, roti bakar, jagung bakar dan panganan lainnya. Semakin ke atas, kita bisa menemukan tempat Agrowisata buah naga dan sebuah hotel yang cukup bagus dan nyaman untuk menginap.

Obyek wisata Rembangan memiliki fasilitas : kolam Renang untuk dewasa dan anak-anak, Hotel, Taman Bermain untuk si buah hati dengan panorama lembah , Restoran dengan panorama yang indah dan tempat parkir yang luas

Wisata Agro Glantangan. Tempat wisata ini terletak di Kecamatan Tempurejo, 35 km ke arah tenggara kota Jember. Dengan tiket masuk yang cukup murah, Rp. 2.000 /orang, dan karcis parkir Rp. 1.000 untuk kendaraan roda 2 dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda 4, kita bisa menikmati sejuknya taman yang berada di tengah area perkebunan. Ada sebuah kolam renang dan juga kolam untuk bermain sepeda air yang disediakan pengelola.

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII Kebun Glantangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus melakukan inovasi untuk membuka peluang bisnis agrowisata di kawasan tersebut.  Menyusuri sepanjang Desa Glantangan, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember terasa sejuk karena kanan kiri jalan desa setempat penuh dengan kebun karet, sehingga perjalanan tidak terasa melelahkan.

Di tengah-tengah kebun karet itu, terdapat sebuah objek wisata yang dikenal dengan Wisata Agro Glantangan (WAG) yang dibuka sejak September 2009. Dulu, lokasi objek wisata itu adalah sebuah kebun binatang bernama Taman Tirtosari yang memiliki sejumlah hewan langka seperti macan, buaya, rusa, dan monyet yang diambil langsung dari kawasan hutan setempat. Namun, PTPN XII merasa kewalahan untuk memelihara sejumlah hewan liar itu, sehingga binatang tersebut dipindahkan ke Kebun Binatang Surabaya, agar lebih terawat dan terpelihara dengan baik. Selanjutnya lokasi tersebut diubah menjadi sebuah objek wisata yang murah meriah untuk hiburan masyarakat sekitar pada awal tahun 2009, namun dibuka untuk masyarakat umum pada September 2009.