Pages

Children Conference On Climate Change 2007

Sebuah Pengalamanku yang Tak Terlupakan "Children Conference On Climate Change 2007"

Tahun 2007 silam, aku mengetahui acara ini melalui sekolahku SMPN 2 Waru - Sidoarjo. Awal mula mengetahui acara ini juga secara tidak sengaja, yaitu hanya melalui pengumuman antar kelas dari OSIS. 

Saya pikir awalnya acara ini hanya semacam perkumpulan saja di Surabaya, seperti Jambore Nasional. Namun ternyata sangat berbeda, karena acara ini adalah suatu acara Konferensi yang di khususkan untuk anak-anak (SD dan SMP) yang diadakan sebelum "Konferensi International" di Bali pada saat itu. Hal yang membuat aku beruntung tersebut mengikuti acara selain menambah wawasanku tentang Lingkungan Hidup, aku juga berkesempatan berkenalan dengan banyak teman dari beberapa negara dunia ; dari Australia, Malaysia, Korea, Rusia, Timor Leste, dan lainnya.

Hari-1 : Acara dimulai dengan pembagian kelompok dan baju, lalu di-ikuti acara makan bersama dan perkenalan, tepatnya di Gedung Pemuda - Surabaya. Di acara ini aku berkenalan dengan teman baik dari Australia namanya Millicent Burgraff atau yang lebih akrab dipanggil Millie. Dia banyak bercerita padaku tentang betapa pedulinya masyarakat di tempat tinggalnya pada lingkungan hidup. Masayarakat jarang menggunakan plastik bahkan hampir tidak pernah.

Hari-2 : Sudah mulai banyak teman baru yang saya kenal, Nana dari Malaysia, Nadya Makhia dari Indonesia, Tara dari Bali (Aslinya Perancis) dan banyak lagi yang lainnya. Acara hari kedua ini diadakan di sebuah hotel di Surabaya, di-isi dengan Diskusi Lingkungan Hidup yang sebelum acara dimulai di-isi juga dengan semacam acara pentas seni dari teman-teman negara Rusia, teman-teman Papua, dan lainnya ... It just such of amazing time ...

Hari-3 : Aku dan teman-teman secara rombongan bersama-sama pergi ke daerah Pacet-Mojokerto. Kami mengunjungi sebuah Sekolah Dasar Negeri, lalu disuguhi makanan khas tradisional Indonesia juga minuman khasnya, kemudian kami bersama mengunjungi Hutan Lindung diatas Gunung, di ajarkan tentang berbagai jenis tanaman hutan seperti Pohon Pinus, dan lainnya. Kami juga diajarkan memerah susu sapi secara tradisional.

Hari-4 : Aku dan teman-teman dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan, ada yang membersihkan selokan/parit, membersihkan taman kota dan jalanan dan ada juga yang ditugaskan kunjungan ke beberapa sekolah yang mempunyai wacana Cinta Lingkungan seperti adanya sebuah "Green House" dengan tampilan yang asri dan indah. Kami juga ditunjukkan beberapa "Slide Show" para siswa-siswi SMA yang sedang bekerja dalam proyek untuk "Program Stop Global Warning"

Hari-5 : Aku dan teman-teman dibawa kedalam forum Konferensi Lingkungan Hidup. Di acara ini layaknya sebuah sidang Paripurna DPR ... ada debat untuk merumuskan hasil konferensi yang nanti akhirnya akan ditampilkan di setiap sekolah dan website Tunas Hijau. Setelah acara selesai kami ada semacam Seminar dari teman Kontingen Australia yang memamerkan penemuan mereka yaitu "Plastik yang terbuat dari Kulit Kentang dan mudah di daur ulang hanya dengan disiram air panas akan meleleh".

Hari-6 : Acara penutupan dengan acara perpisahan, dimana semua peserta wajib menggunakan pakaian tradisional lalu bertukar souvenir yang berasal dari masing-masing negara. Aku beruntung dapat 1 boneka "Koala" kecil dari si Millie teman baik asal Australia. Setelah acara selesai dan tidak saling berjumpa langsung aku masih menjalin komunikasi dengan teman-teman dari daerah lain Indonesia maupun Negara lain dunia.

Manfaat bagus yang bisa aku ambil dari acara tersebut adalah bagaimana tentang menjaga Lingkungan Hidup, dan tentu aku berusaha menerapkannya mulai dari diri aku sendiri.